Perdana Menteri Latvia, Evika Siliņa, berada di Inggris pada 18 Juli untuk menghadiri KTT Komunitas Politik Eropa di Istana Blenheim.
Dalam pertemuan tersebut, Siliņa bersama para pemimpin dari 45 negara Eropa membahas dampak perang Rusia di Ukraina terhadap situasi keamanan di kawasan tersebut serta kemungkinan kerja sama antarnegara di bidang keamanan, energi, dan konektivitas.
"Ketika Rusia melanjutkan perang kriminalnya, kita harus bekerja lebih keras bersama untuk memberikan dukungan militer, keuangan, dan politik kepada Ukraina hingga kemenangan. Melawan kejahatan Rusia adalah kepentingan kita untuk meningkatkan keamanan dan kemakmuran di Eropa. Ini juga merupakan tugas penting untuk memperkuat demokrasi kita, menjadikan negara-negara Eropa lebih tangguh terhadap disinformasi dan ancaman hibrida. Dalam hal ini, Latvia berbagi pengalaman dan pengetahuannya dengan negara-negara lain yang memiliki pandangan serupa," kata Siliņa.
Siliņa mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Moldova, Maia Sandu, dan Perdana Menteri Islandia, Bjarni Benediktsson. Selama pertemuan tersebut, Perdana Menteri juga berbicara dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, dan sekali lagi menegaskan bahwa Latvia akan terus memberikan dukungan politik, militer, keuangan, dan lainnya kepada Ukraina hingga kemenangan dan seterusnya.
Siliņa juga berpartisipasi dalam sesi pleno KTT Komunitas Politik Eropa dan diskusi meja bundar tentang perlindungan dan penguatan demokrasi.
Pada hari Selasa, 17 Juli, Perdana Menteri bertemu dengan warga Latvia di Inggris di Kedutaan Besar Latvia di London.
















